Loading....
Recent Article links:

Author Panel

Contributors: 16,866
Articles: 1,504

Article

Menghitung Bandwidth Untuk VoiP

Banyak teman yang implementasi VoIP pada perusahaan-perusahaan menemukan kendala dalam kualitas VoIP. “Wah ternyata VoIP jelek!”, “suaranya putus-putus”, dsb. Setelah dicoba dianalisis ternyata bandwidth yang disediakan hanya 16 kbps, sedangkan dengan codec standar yang dipakai seharusnya yang dibutuhkan adalah 24 kbps. “Pantas saja suaranya putus-putus”, kata saya.

Saya sendiri sudah pernah kena masalah ini sebelumya (dalam simulasi). Kebetulan saya mempunyai satu set WAN emulator yang bisa mensimulasikan Leased Line. Pada awalnya saya set Bandwidth Leased Line 19.2 kbps. Saya pakai VoIP decoder Cisco 1751. Begitu dicoba, suaranya ternyata putus-putus. Bandwidth saya besarkan menjadi 32 kbps. Dan suaranya jernih dan OK. Saya menjadi berkesimpulan: VoIP sangat boros bandwidth!

Pada artikel ini saya berikan resepnya, bagaimana menurunkan kebutuhan Bandwidth leased line dari 32 kbps tersebut ke hanya 7-an kbps?

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
  1. rafdian-bandwith.zip
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
  1. Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
  1. Voice over Internet Protocol (VoIP)
  2. Pembangunan Jaringan VoIP Perjuangan
  3. Pengantar Jaringan Voip
  4. Limit Bandwidth di Mikrotik 2.9.27
  5. Aplikasi Voip Pada Cisco2621XM
  6. Linux Proxy Server Dengan Squid dan Shorewall
  7. Mikrotik untuk Bandwidth Manajemen
  8. Membangun IP PBX dengan Asterisk (I)
  9. Pengantar VoIP
  10. VoIP atau Telepon via Internet

Comments (One comment)

Numpang lewat pas search2 di google.

Consumsi b/w untuk VoIP sangat tergantung dengan pemilihan CODEC. Jadi belum tentu voip itu boros bandwidth.
Comperasinya tdk jelas, kalo dibanding orang download gimana dong.
Hehehe

Peace

Dianse H / June 28th, 2008, 1:58 pm

What do you think?