Red Hat ala Debian
Pernah kesulitan menginstal paket yang saling tergantung pada paket lain? Kalau pernah, pasti Anda mengerti benar istilah dependency hell yang menyebalkan tersebut.Kalau mau jujur, pekerjaan instal menginstal di Windows jauh lebih sederhana daripada di Linux. Walaupun seringkali tercipta kondisi yang jauh dari optimal seperti terjadi duplikasi file di sana sini dan komputer harus di-reboot, namun pengguna tidak perlu pusing dengan berbagai varian distro, perbedaan versi pustaka C, dan lain sebagainya. Keinginan mulia untuk terciptanya kondisi ideal di dunia Linux membuat instalasi terkadang menjadi sangat susah. Kita punya beberapa pilihan. Di antaranya mempercayakan semuanya pada paketpaket distro. Ini mungkin bisa kalau kita menggunakan Debian. Namun, Debian juga tidak bisa memuaskan penggunanya, apalagi jika kita menggunakan Debian stable yang laksana museum.
Sumber: InfoLinux 02/2004
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF): DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG: ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:- Update Debian Anda dengan KDE 3.2
- Installasi Kubuntu Linux
- Installasi K[U]buntu Linux
- Kompilasi Kernel ala Debian
- Debian Woody, Ini Baru GNU/Linux
- Debian Distro Canggih Hasil Gotong Royong
- Membuat Local Repository YUM dan Cara Penggunaannya
- Distro-distro Mini Spesial
- Mengirim SMS dengan Komputer Linux
- Pengenalan GNU Octave: Perangkat Lunak Gratis untuk Komputasi Numerik dan Visualisasi Data

Comments (No comments)
What do you think?