Tampil Indah dengan shell
Salah satu fenomena yang cukup menarik untuk di amati di dunia UNIX dan GNU/Linux adalah lengketnya pengguna dengan aplikasi console. Tidak peduli seberapa indah dan mudah Nautilus misalnya, pengguna kerap kali masih lebih memilih program ls misalnya. Berbagai alasan pun dikemukakan. Mulai lambatnya aplikasi berbasis GUI sampai kesetiaan dengan program-program di console. Walau, memang tidak setiap pengguna GNU/Linux lantas membenci keindahan yang ditawarkan oleh berbagai desktop yang indah-indah tersebut. Sebagai seorang developer, tak jarang Anda menjumpai masalahmasalah yang seharusnya dapat diselesaikan dengan solusi yang tidak begitu rumit. Memberi peringatan kepada user-user di sistem ketika memasuki sesi sistem misalnya.
Sumber: InfoLinux 05/2003
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF): DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG: ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:- Berbagi Desktop dengan VNC
- Mempelajari Dasar-Dasar Shell (Operasi File dan Direktori)
- Membuat Popup Menu dengan Visual Basic 6.0
- Graphical User Interface dengan Zenity
- Python dan Dialog
- Membaca Proses dengan Shell Script
- Perang Tanding KDE VS GNOME
- Senjata Pemusnah Massal dengan shell script
- Indonesian Traditional Knowledge Management
- GNOME dari A sampai Z

Comments (No comments)
What do you think?