Pembuatan Piranti Lunak Perlu Perhatikan Masalah Keamanan
Piranti lunak (software) sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, mulai dalam bentuk program yang dijalan kan komputer biasa sampai ke program yang ada di embedd ed system seperti handphone. Pada mulanya software sangat sederhana dan tidak terlalu kompleks sehingga mudah dipahami dan diperiksa jika ada kesalahan. Sesuai dengan perkembangan jaman, kompleksitas dari software pun meningkat sehingga potensitimbulnya kesalahan menjadi lebih besar.
Kesalahan atau kegagalan yang ditimbulkan oleh software bisa beragam, mulai dari ketidaknyamanan, timbulnya lubang keamanan (security hole), kerugian fi nansial, dan bahkan dapat membahayakan nyawa. Tulisan ini memfokuskan kepada timbulnya lubang keamanan yang diakibatkan oleh pembuatan software yang tidak baik.
Secara umum, pengembang aplikasi (programmer) belummemiliki pemahaman tentang masalah keamanan. Keamanan tidak diperhatikan mulai dari desain, implementasi, sampai ke operasional. Masalah keamanan baru diperhatikan jika sudah timbul masalah yang mengakibatkan kerugian fi nansial. Padahal memperbaiki softwareyang sudah dijual dan digunakan oleh umum jauh lebih mahal daripada waktu desain atau implementasi. Untuk itu usaha membekali para programmer dengan ilmu keamanan merupakan langkah yang penting.
sumber: InfoLinux 12/2004
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF): DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG: ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:- Pengantar UML
- Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet
- Menjaga Keamanan Sistem
- E-Government dan Kerahasiaan Data Pribadi
- Transfer File via Bluetooth
- Perencanaan Proyek Rekayasa Perangkat Lunak
- Arsitektur Keamanan Teknologi Informasi
- Buku Panduan Pemrograman CLIPPER
- Arsitektur Internet Banking
- Perkembangan Software Komputer

Comments (No comments)
What do you think?