Lebih Detail dengan Filesystem
Ketika kita menggunakan DOS atau Windows, umumnya, apa yang perlu kita ketahui soal bekerja de ngan harddisk adalah membuat partisi (misal dengan fdisk) dan memformat partisi yang kita buat tersebut. Bahkan sejujurnya, terkadang yang perlu kita ketahui hanyalah memformat drive C agar dapat menginstal DOS atau Windows ke dalamnya. Ketika kita berpindah ke Linux, ada satu tambahan pertanyaan ketika kita bekerja dengan harddisk. Pertanyaan tersebut adalah fi lesystem yang akan kita gunakan.
Sekitar lima atau enam yang tahun lalu, fi lesystem yang tersedia untuk digunakan sebagai partisi Linux tidaklah banyak. Umumnya orang akan menggunakan ext2 (dibaca sebagai second extended fi lesystem) dan beberapa pengoprek yang akan mencoba-coba patch reiserfs di Linux. Namun saat ini, banyak fi lesystem baru telah lahir. Sebut saja ext3, jfs, xfs, dan lain sebagainya. Ini belum lagi ditambah dengan berbagai distributed fi lesystem lain yang didukung oleh Linux.
Sumber: InfoLinux 08/2005
DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF): DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG: ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:- Mod_rewrite pada Apache
- Access Control List pada filesystem Linux
- Tips Keamanan Host Server
- Standard Template Library C++
- Mengcompile dan Menginstal Kernel Linux
- Download IOS menggunakan Xmodem dan TFTPDNLD
- Simulasi Sistem Kendali Waktu Diskrit dengan MATLAB
- Membangun Server dengan OpenSource
- Pengenalan Pemrograman Ruby
- Distributed Programming dengan Python

Comments (No comments)
What do you think?