Loading....
Recent Article links:

Author Panel

Contributors: 16,612
Articles: 1,501

Article

E-Learning VS I-Learning

Penyempitan Makna E-Learning dan penggunaan istilah “Internet-Learning”

Pengertian e-learning menyempitkan arti “elektronik” pada huruf “e”dalam istilah “e-learning”. Selain karena, selain komputer juga masih terdapat alat-alat elektronik lainnya yang digunakan sebagai media pembelajaran, misalnya radio, tape audio/video, tv interaktif, cdrom, LCD Proyektor, OHP. Sebelum internet ditemukan, alat-alat tersebut sudah terlebih dulu digunakan sebagai media pembelajaran statis maupun interaktif. Mahasiswa bisa menggunakan tape recorder untuk merekam ceramah dosen di kelas untuk didengarkan dilain waktu. Dosen juga menggunakan OHP untuk mempresentasikan materi kuliahnya kepada mahasiswa sehingga hanya menuliskan materi di papan tulis seperlunya saja. Dosen juga dapat memberikan salinan dokumen materi kuliah dan referensi dalam bentuk CDROM kepada mahasiswanya untuk dipelajari dirumah. Media-media elektronik tersebut sangat membantu mahasiswa agar bisa lebih menguasai materi kuliah.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):
  1. E-Learning VS I-Learning
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:
  1. Acrobat PDF Reader
ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:
  1. Memahami Lebih Lanjut tentang e-Learning
  2. Antara E-Learning dan Online Learning
  3. Pengantar eLearning dan Pengembangannya
  4. E-Learning dengan Moodle
  5. Membangun Portal E-Learning
  6. Penggunaan Aplikasi e-Learning MOODLE
  7. e-Post : Konsep Baru Pengiriman
  8. Pengembangan Model Pembelajaran Jarak Jauh
  9. Mengenal Data Mining
  10. Support Vector Machine - Teori dan Aplikasinya dalam Bioinformatika

Comments (3 comments)

[…] E-Learning VS I-Learning […]

e-Learning « Hudha’s BlogMaster / December 15th, 2007, 9:30 pm

nuhun euy …. keren lah loba elmu ung

Ta2nk84 / April 19th, 2008, 3:54 am

Good Idea !
e-L bagus diterapkan didalam menerapkan pembelajaran bermakna dengan basis IT, karena pembelajar sudah semestinya memanfaatkan fasilitas sistem teknologi informasi secara maksimal. Namun tentu saja bila ini diterapkan di sekolah (SMP/SMU) perlu dilakukan meng-upgrade-an SDM dan melengkapi sarana penunjang yang korelatif. Sebenarnya e-learning jika diterapkan di sekolah tidak perlu harus memaksa siswa terlalu dijejali program yang begitu padat, karena pembinaan keluarga dan lingkungan sekitar juga perlu ditanamkan kepada anak-anak kita. Juga harus diperhatikan kecenderungan kebijakan diktas (pemerintah) dalam menentukan pola UN tahun berjalan. Percuma juga kalo UN tetap jadi penentu standar kelulusan. Apa kata DUNYA !

Umar Fauzi MZ / May 19th, 2008, 6:25 pm

What do you think?