Peran Penting SDM di Industri TI
Di dalam perusahaan industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK), peranan sumber daya manusia merupakan faktor yang fundamental karena inti bisnis dari perusahaan TIK adalah menawarkan solusi yang berasal dari jasa keahlian (skill) dan teknologi. Solusi ini dapat berbentuk produk dan jasa bagi kliennya. Dari perspektif investasi, industri TIK menyerap investasi yang relatif besar di bandingkan dengan industri lainnnya karena investasi awal dialokasikan di perangkat keras (hardware), perangkat lunak (Software) dan Brainware (sumber daya manusia).
Karateristik dari perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi (TI) adalah perusahaan yang padat modal, padat karya, padat inovasi, dan padat kreativitas. Oleh karenanya, perusahaan TI yang unggul dalam persaingan adalah perusahaan yang mampu mengkombinasikan keempat faktor tersebut sehingga menjadi keunggulan kompetitif baik dari produk atau jasa yang dihasilkan ataupun sumber daya yang dimiliki. Bagaimana perusahan TI dalam mengelola sebuah proyek TI? ini menjadi pertanyaan besar bagi para praktisi dan pelaku bisnis TI, pasalnya kegagalan proyek TI sering kita dengar dengan berbagai alasan kegagagalan.
Hasil temuan dalam survei yang dilakukan oleh The Standish Group International, dapat dijadikan gambaran nyata berapa besar tingkat keberhasilan sebuah proyek TI. Dari hasil survei, proyek TI yang mengalami kegagalan sebesar 23%, yang benar-benar berhasil 28% dan 49% berhasil tetapi dengan catatan (challenged) biaya yang melebihi anggaran (over budget), waktu implementasi yang jauh melebihi jadwal semula (over the time), aplikasi yang diberikan tidak sesuai dengan proposal atau kesepakatan sebelumnnya. Sisi lain dari hasil temuannya adalah:
- 53% proyek TI berakhir dengan peningkatan biaya 189% dari total sebelumnya.
- 84% dari proyek pengembangan software jauh dari jadwal yang ditetapkan.
- 58% dari proyek yang dijanjikan tidak berhasil diberikan pada akhir proyek.
- 31% dari proyek dibatalkan sebelum berakhir
Dalam survei lanjutannya, Standish Group juga memaparkan penyebab kegagalan dari pelaksaan proyek TI yang dikenal dengan Chaos Ten, adalah:
- User involvement, pengguna (user) tidak dilibatkan sepenuhnya hanya bagian dari TI saja yang banyak mengambil peranan.
- Executive Support, minimnya pengetahuan top management mengenai TI menyebabkan rendahnya dukungan secara moral dan material kepada proyek yang berkenaan dengan TI.
- Clear Business Objective, ketidakmampuan para pengambil keputusan didalam menentukan sasaran bisnis menyebabkan transformasi dari sistem manual ke sistem komputerisasi tidak berjalan mulus.
- Experienced Project Manager, peranan project manager menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam penerapan suatu teknologi informasi. Project manager yang cakap memiliki leadership yang baik sehingga tim menjadi solid dan dapat dihandalkan.
- Small Milestones, tidak adanya gambaran secara komprehensif dari capaian sehingga teknologi informasi yang diterapkan tidak mampu mengakomodir kebutuhan dimasa yang akan datang.
- Firm Basic Requirements, tidak tersedianya infrastruktur TIK yang memadai menyebabkan implementasi TI tidak berjalan secara maksimal.
- Compotent Staff, tidak tersedianya karyawan yang kompeten dalam proses transfer knowledge dan pemeliharaan sistem secara keseluruhan.
- Proper planning, tidak memiliki master plan TI untuk menjawab tantangan dan dinamika perusahaan sehingga perencanaan yang dibuat hanya bersifat jangka pendek.
- Ownership, kemilikan sourcecode dari aplikasi TI yang diterapkan menjadi isu tersendiri, jika source code dimiliki oleh vendor maka akan ada tingkat depensi yang tinggi kepada vendor. Sebaliknya jika source code menjadi milik klien, diperlukan SDM yang cakap untuk pengembangan ke depan.
- Others, tidak dikategorikan dan diluar dari point 1-9.
Dari hasil diatas, jika diteliti lebih lanjut bahwa faktor-faktor penyebab kegagalan erat hubungan dengan karyawan (staff) baik di tingkat strategik maupun ditingkat operasional. Insfrastruktur fisik seperti teknologi dan hardware bukan dianggap menjadi penyebab kegagalan implementasi proyek TI. Hasil survei diatas juga memberikan gambaran bahwa peranan sumber daya manusia (SDM) dalam suatu perusahaan menjadi penentu untuk berhasil atau gagalnya kemajuan suatu perusahaan . Hal ini juga berlaku bagi perusahaan penyedia solusi TIK atau software house. Perusahaan software house menempatkan karyawan sebagai bagian yang fundamental bagi kelangsungan hidup perusahaan, karena yang dijual adalah produk atau jasa yang merupakan keahlian dari manusia. Dari pengalaman penulis dalam mendirikan perusahaan TI software house, ada tiga tahapan utama yang dihadapi yaitu:
- Tahapan pertama, tahapan menganalisas core business TI yang akan dimasuki, apakah berfokus pada hardware, software, atau hanya pelatihan di bidang TIK. Karateristik ketiga core business diatas berbeda satu dengan yang lain sehingga lebih efektif kalau dapat ditetapkan sejak awal pendirian perusahaan. Pada prakteknya, perusahaan dapat melakukan kemitraan dengan perusahaan lain untuk mendukung di luar core business.
- Tahapan Kedua, tahapan investasi yang dialokasikan terutama untuk infrastrukur kantor, hardware, jaringan, teknologi dan lisensi yang akan digunakan.
- Tahapan ketiga, tahapan pembentukan tim pengembang dan tim pendukung dalam perusahaan. Dalam tahapan ini dilakukan perekrutan karyawan baik dari bagian teknikal seperti project leader, system analyst, network engineer, programmer, dan quality assurance maupun bagian non teknikal seperti marketing, keuangan, SDM, dan call center.
Dari ketiga tahapan diatas, tahapan terakhir merupakan tahapan yang dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan perkembangan perusahaan dan proyek yang dikerjakan. Oleh karena itu diperlukan strategi di dalam mengelola SDM di perusahaan TI. Paparan singkat ini, memberikan gambaran ada baiknya seorang Chief Information Officer atau praktisi IT mempelajari manajemen tentang sumber daya manusia.
DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG: ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN:- Industri Software Lokal: Kualitas dan Peluang
- Mengenal Data Mining
- Aplikasi Voip Pada Cisco2621XM
- The Science of Robot
- Simutrans: Adu Siasat Transportasi
- Merancang Pabrik dengan HYSYS
- Integrasi SQL Server 2000 dan Active Directory Service (ADS)
- Pengolahan Citra Pada Mobil Robot
- Thomas J. Watson
- Tips SEO untuk Optimasi Website pada Search Engine

Comments (2 comments)
SDM…? sangat perlu. Sayangnya pemerintah kita kurang peduli terhadap pembangunan SDM. Terbukti sekolah muahal2. banyak rakyat nggak sanggup bersekolah. Mungkin kita impor SDM TI dari India aja kali ya
mcdamas / June 8th, 2008, 2:52 am
msh bngung nich tntang sdm???apalagi bnyak skali mengenai sdm
roedy / July 7th, 2008, 9:38 am
What do you think?